Ini adalah varian paling langka dan eksotis dari Sibetan. Disebut “Getih” (Darah) karena daging buahnya memiliki semburat warna merah muda hingga merah pekat, berbeda dari salak umumnya yang berwarna putih atau kekuningan.
Rasanya sangat unik, perpaduan manis dengan sedikit rasa masam yang segar, mirip dengan rasa buah kelengkeng atau leci. Karena kelangkaan dan warnanya yang cantik, salak ini sering dicari untuk keperluan upacara adat atau koleksi pecinta buah tropis.

